Persamaan Gas Ideal dan Berat Senyawa Volatil
Selasa, 26 April 2016
Uji Emisi: Sosok Inspiratif, Inovatif, dan Sederhana dari Bog...
Uji Emisi: Sosok Inspiratif, Inovatif, dan Sederhana dari Bog...: Achmad Tulus Rustiyadi atau yang akrab disapa Tulus, menerima penghargaan Daihatsu Awards., Japan Corporation 2016 , atas Ide dan gagasann...
Rabu, 24 Desember 2014
Salah satu cara untuk menentukan berat molekul (BM) suatu senyawa adalah melalui perhitungan massa jenisnya, dengan catatan senyawa tersebut merupakan senyawa volatil (senyawa yang mudah menguap) atau gas-gas yang nyata (pada tekanan rendah). Beberapa metode yang sangat umum dipakai untuk menentukan berat molekul senyawa volatil adalah metode Regnault, metode Victo Meyer dan Metode Limiting Density.
Untuk menentukannya dengan menggunakan persamaan gas ideal :
R = 0,082 L atm/mol derajat K
T = suhu percobaan (derajat K)
P = tekanan uap cairan (atm) 1 atm = 760 mmHg
- - Metode Regnault digunakan untuk menentukan BM zat pada suhu kamar berbentuk gas.
- Metode Victo Meyer cairan ditimbang dalam bola kaca, kemudian diuapkan dan volume ditentukan pada tekanan dan temperatur tertentu.
- Metode Limiting Density dapat menentukan BM dengan tepat berdasarkan harga d/P yang berubah liner terhadap P untuk gas nyata (pada tekanan berapapun) sehingga dapat diekstrapolasikan pada tekanan 0 (P = 0).
Untuk menentukannya dengan menggunakan persamaan gas ideal :
PV = nRT
PV = (m/BM).RT
P.BM = (m/V).RT
BM = (m/V).RT = p.RT
P P
Keterangan :
BM = bobot molekul (g/mol)
p = densitas/massa jenis senyawaR = 0,082 L atm/mol derajat K
T = suhu percobaan (derajat K)
P = tekanan uap cairan (atm) 1 atm = 760 mmHg
Langganan:
Komentar (Atom)